PSG Kalah 1-3 dari Monaco: Luis Enrique Akui Tim Sangat Tidak Presisi
Paris Saint-Germain menelan kekalahan pahit di kandang sendiri. Skuad Luis Enrique tumbang 1-3 dari AS Monaco dalam laga Ligue 1 pekan ke-25 di Parc des Princes. Hasil ini jelas menjadi pukulan berat bagi pemuncak klasemen, terutama menjelang laga krusial babak 16 besar Liga Champions melawan Chelsea. Kekalahan ini menunjukkan masalah presisi dan konsistensi yang harus segera diatasi.
Gol Monaco dibuka Maghnes Akliouche pada menit 27, diikuti Aleksandr Golovin (55') dan Folarin Balogun (73'). PSG sempat memperkecil skor lewat Bradley Barcola di menit 71, tapi tidak cukup untuk membalikkan keadaan. Luis Enrique langsung mengkritik performa timnya pasca-laga, menyebut PSG sangat tidak presisi sepanjang pertandingan.
Luis Enrique: Kami Sangat Tidak Presisi dan Harus Koreksi Cepat
Dalam wawancara usai pertandingan di beIN Sports, Luis Enrique mengakui timnya gagal tampil sesuai standar. "Kami harus menonton ulang pertandingan untuk menilai secara akurat. Tapi saya bisa bilang kami sangat tidak presisi," ujar Enrique. Ia menambahkan bahwa melawan Monaco yang punya dinamika bagus memang sulit, tapi kekalahan ini jauh dari apa yang biasa dilakukan PSG.
Pelatih asal Spanyol itu tidak menyembunyikan kekecewaannya. "Ini bukan performa normal kami. Ini tidak wajar, harus dikoreksi. Kami harus memikirkan langkah selanjutnya," katanya. Enrique juga menyebut ini bukan waktu yang tepat untuk tampil buruk karena PSG akan segera menghadapi Chelsea di Liga Champions. Ia menekankan perlunya perbaikan besar agar tim bisa kembali ke jalur kemenangan.
BACA JUGA: Luis Enrique Alihkan Fokus ke Liga Champions Usai Kekalahan dari MonacoDampak Kekalahan PSG dari Monaco Jelang Laga vs Chelsea
Kekalahan ini membuat PSG tetap memimpin Ligue 1 tapi dengan keunggulan yang semakin tipis. Lens dan tim lain kini punya kesempatan mengejar. Di sisi lain, hasil buruk ini datang di momen krusial karena PSG akan bertemu Chelsea di babak 16 besar Liga Champions. Luis Enrique menyebut performa seperti ini buruk untuk tim jelang laga Eropa.
PSG harus segera menemukan kembali ritme terbaiknya. Enrique menegaskan tim punya kemampuan untuk bangkit, tapi koreksi harus dilakukan cepat. Penggemar Les Parisiens tentu berharap skuad bisa tampil dominan lagi di pertandingan berikutnya, terutama di kompetisi Eropa yang lebih prestisius.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Berapa skor akhir PSG vs Monaco di Ligue 1 pekan ke-25?
PSG kalah 1-3 dari AS Monaco. Gol PSG dicetak Bradley Barcola (71'), sementara Monaco mencetak melalui Maghnes Akliouche (27'), Aleksandr Golovin (55'), dan Folarin Balogun (73').
Apa kata Luis Enrique setelah kekalahan PSG dari Monaco?
Luis Enrique mengakui tim sangat tidak presisi. Ia menyebut sulit menang melawan Monaco yang punya dinamika bagus, dan performa ini jauh dari standar normal PSG sehingga harus segera diperbaiki.
Mengapa kekalahan ini buruk bagi PSG menjelang laga Liga Champions?
Kekalahan ini datang di waktu yang tidak tepat karena PSG akan menghadapi Chelsea di babak 16 besar Liga Champions. Luis Enrique menyebut ini bukan momen ideal dan tim harus memperbaiki mental serta presisi.
Apa yang harus diperbaiki PSG setelah kalah dari Monaco?
Luis Enrique menekankan perlunya koreksi besar karena performa ini tidak normal. Tim harus meningkatkan presisi, mengatasi kesulitan melawan tim dinamis seperti Monaco, dan fokus ke pertandingan berikutnya.