Menurut laporan media Planet PSG, tensi tinggi menjelang laga final Liga Champions mulai diwarnai perang urat syaraf yang menggelitik antara kedua manajer. Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, memberikan respons menarik terkait pernyataan ambisius yang dilontarkan oleh manajer Arsenal, Mikel Arteta, sebelum laga puncak tersebut digelar.
RELATED STORIES
Berdasarkan pemberitaan dari saluran Movistar+, Luis Enrique secara terbuka mengomentari sikap percaya diri koleganya tersebut dengan nada bergurau namun tetap menohok. "Pernyataan Mikel Arteta sebelum final? Dia adalah pelatih top, tetapi karena dia masih sangat muda, saya akan menyarankannya untuk lebih santai, jangan terburu-buru, dan biarkan saya yang menang kali ini," ujar pelatih asal Spanyol tersebut.
Dari pantauan redaksi di media, Luis Enrique yang kini berusia 56 tahun tampaknya ingin meredam tekanan besar di pundak timnya dengan menggunakan humor. Sambil berseloroh mengenai perbedaan usia mereka, juru taktik Les Parisiens itu menambahkan, "Saya ini sudah seperti orang tua, dan dia masih punya banyak waktu bertahun-tahun ke depan untuk memenangkannya, jadi tidak ada yang boleh dianggap remeh."
Meskipun sempat melontarkan candaan, hubungan kedua pelatih ini sebenarnya didasari oleh rasa hormat yang sangat mendalam. Menurut pengamatan redaksi, keduanya memiliki kedekatan emosional karena pernah menghabiskan waktu bersama di masa lalu. Luis Enrique menegaskan bahwa Mikel Arteta adalah sosok rekan yang sangat ia hormati di dunia sepak bola profesional.
"Saya sangat menghargainya, selalu positif untuk bisa bertemu kembali dengan seorang teman. Walaupun kami hanya menghabiskan waktu satu tahun bersama, dia adalah seseorang yang saya kagumi dan dia juga menghormati saya," tutur mantan pelatih tim nasional Spanyol tersebut dengan nada yang lebih serius.
Sebagai penutup, Luis Enrique menunjukkan sikap sportivitas yang tinggi dan memuji nilai-nilai yang dipegang oleh manajer The Gunners tersebut. "Jika pada akhirnya saya tidak menang, maka biarkanlah seseorang dengan nilai-nilai baik yang memenangkannya, karena begitulah sepak bola, dan begitulah kehidupan," pungkasnya secara filosofis.
READ ALSO
PSG Incar Enzo Fernandez: Chelsea Patok Harga 100 Juta Euro — Paris Saint-Germain masuk dalam persaingan untuk merekrut Enzo Fernandez dari Chelsea dengan nilai t...